728x90 AdSpace

Latest News

Mendaki Gunung Tambora, Jalur Pendakian dan Info tentang Gunung Tambora

Ini dia salah satu gunung tertua di Indonesia,bahkan dunia, pemandangan yang di suguhkan dari gunung yang terletak di Sumbawa ini sungguh Luar biasa keren,apa lagi jika dikmati di saat Sunrise, seakan” kita di bawa ke dunia Luar yang sunyi dan sangat menakjubkan.

Gunung Tambora ini sudah menjadi Objek Wisata Turis Mancanagara.


Menurut pendapat masyarakat sekitar di gunung Tambora, dulunya gunung Tambora memiliki ketinggian 3000 mdpl namun ada juga beberapa masyarakat yang meyakini tinggi gunung Tambora dulunya mencapai 4000 mdlpl.

Terjadi letusan hebat pada bulan April tahun 1815 yang membawa korban Jiwa sangat besar. Hal itulah yang mengakibatkan puncak gunung Tambora berbentuk Kawah yang luas.

Info Dari Wikipedia Brothers. B-)

Info Wikipedia:

Gunung Tambora (atau Tomboro) adalah sebuah stratovolcano aktif yang terletak di pulau Sumbawa, Indonesia. Gunung ini terletak di dua kabupaten, yaitu Kabupaten Dompu (sebagian kaki sisi selatan sampai barat laut, dan Kabupaten Bima (bagian lereng sisi selatan hingga barat laut, dan kaki hingga puncak sisi timur hingga utara), Provinsi Nusa Tenggara Barat, tepatnya pada 8°15' LS dan 118° BT. Gunung ini terletak baik di sisi utara dan selatan kerak oseanik. Tambora terbentuk oleh zona subduksi di bawahnya. Hal ini meningkatkan ketinggian Tambora sampai 4.300 m yang membuat gunung ini pernah menjadi salah satu puncak tertinggi di Nusantara dan mengeringkan dapur magma besar di dalam gunung ini. Perlu waktu seabad untuk mengisi kembali dapur magma tersebut.

Aktivitas vulkanik gunung berapi ini mencapai puncaknya pada bulan April tahun 1815 ketika meletus dalam skala tujuh pada Volcanic Explosivity Index. Letusan tersebut menjadi letusan tebesar sejak letusan danau Taupo pada tahun 181. Letusan gunung ini terdengar hingga pulau Sumatra (lebih dari 2.000 km). Abu vulkanik jatuh di Kalimantan, Sulawesi, Jawa dan Maluku. Letusan gunung ini menyebabkan kematian hingga tidak kurang dari 71.000 orang dengan 11.000—12.000 di antaranya terbunuh secara langsung akibat dari letusan tersebut. Bahkan beberapa peneliti memperkirakan sampai 92.000 orang terbunuh, tetapi angka ini diragukan karena berdasarkan atas perkiraan yang terlalu tinggi. Lebih dari itu, letusan gunung ini menyebabkan perubahan iklim dunia. Satu tahun berikutnya (1816) sering disebut sebagai Tahun tanpa musim panas karena perubahan drastis dari cuaca Amerika Utara dan Eropa karena debu yang dihasilkan dari letusan Tambora ini. Akibat perubahan iklim yang drastis ini banyak panen yang gagal dan kematian ternak di Belahan Utara yang menyebabkan terjadinya kelaparan terburuk pada abad ke-19.

Selama penggalian arkeologi tahun 2004, tim arkeolog menemukan sisa kebudayaan yang terkubur oleh letusan tahun 1815 di kedalaman 3 meter pada endapan piroklastik. Artifak-artifak tersebut ditemukan pada posisi yang sama ketika terjadi letusan pada tahun 1815. Karena ciri-ciri yang serupa inilah, temuan tersebut sering disebut sebagai Pompeii dari timur.

Akibat letusan tahun 1815, Gunung Tambora membentuk kaldera kering terbesar di Indonesia dan ketinggiannya berkurang dari sekitar 4.000 meter menjadi 2.850 meter hingga sekarang.

PENDAKIAN & INFO

Jalur yang biasanya digunakan pendaki adalah jalur yang dimulai dari Desa Pancasila kemudian lanjut ke desa Tambora. Desa Pancasila terletak di kaki gunung Tambora dan merupakan Desa Terakhir.


Untuk sampai ke Desa Pancasila, kita bisa menggunakan Bus dari Dompu, biasanya perjalanan ini memakan waktu 4,5 jam. Hamparan padang Rumput yang luas serta hewan ternak akan menemani perjalanan kita ke Desa Pancasila.

Terdapat juga perkebunan Kopi, Coklat, dan Jambu di sana.

Kita akan memulainya dari Desa Tambora, terdapat jalur pipa, kita bisa mengikuti jalur pipa tersebut untuk menuju ke pos 1. Perjalanan menunju Pos 1 pada umumnya 2,5 jam namun bagi Profesional hanya memerlukan waktu 2 jam saja.


Kemudian kita lanjut ke Pos 2, daerahnya masih bersahabat, masih landai dan hutan tropis masih menemani kita sepanjang perjalanan. Pos 2 ini berada di ketinggian 1300 mdpl, karena tanahnya yang masih landai, kita dapat memasang tenda disini.


Jalur pendakian pos 3 ini lumayan terjal dan tajam. Memerlukan waktu sekitar 2 jam untuk sampai ke Pos 3. Kita akan menemukan banyak pohon cemara gunung.

Lanjut ke Pos 4,  pada ketinggian 1850 mdpl.
Untuk sampai ke Pos 4, kita memerlukan waktu sekitar 2 jam dari pos 3.

Di Pos 4 kita akan menemukan sumber air yang bernama Sori Kalate. Sori Kalate ini berada di ketinggian 2050 Mdpl


Sekitar 20 menit dari Sori kelate, kita akan sampai pada pos 5, dan ini adalah Pos Terakhir.

Kita bisa melihat punvak gunung Tambora dengan jelas di Pos 5 ini, kita juga bisa memasang Tenda disini untuk beristirahat.


Terdapat juga beberapa tempat wisata di sekitar gunung Tambora.


  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Mendaki Gunung Tambora, Jalur Pendakian dan Info tentang Gunung Tambora Rating: 5 Reviewed By: TulisanMaruli